Showing posts with label cerpen. Show all posts
Showing posts with label cerpen. Show all posts

Friday, June 3, 2011

Janji


“Kakak janji akan memainkan lagu ini saat menyambutmu kembali nanti.”

Dia menatapku dalam. Melihat ke matanya, seakan Aku membaca kalimat lain, “Kuharap masih bisa melihatmu saat kau kembali nanti.”


Wednesday, May 25, 2011

Inspirasiku


“Seperti biasa, lagu yang bagus.”
Aku tersenyum. Senang rasanya mendengar pujian itu darinya.
“Masih ada satu lagi. Mau dengar?” tanyaku.
“Pasti dong. Ayo main.” Dia mendekat, dan berdiri bersender pada pianoku.
Aku tak suka kalau dia berdiri disitu saat Aku bermain piano. Kau tak tahu kan bagaimana gugupnya?

Saturday, May 14, 2011

Bunda, Aku sudah 21 Tahun

Kepercayaan orangtua adalah segala-galanya bagiku. Karena itulah, aku selalu berusaha menjaganya. Menghindari tempat-tempat yang mereka larang untuk didatangi, juga menghindari kegiatan yang mereka anggap tidak penting.

Tapi, apakah kepercayaan itu selalu berarti melarang melakukan sesuatu?

Tuesday, October 26, 2010

Kemana Perginya


Sudah dua minggu sejak piano di rumah sebelah itu dipindahkan. Dan aku memang tidak pernah lagi mendengar lagu sedih yang menenangkan itu dimainkan. Aku merasa kehilangan.

Dan anehnya, Zimiko juga tidak pernah lagi meneleponku. Padahal aku ingin sekali bercerita tentang segala keanehan ini. Keanehan tentang piano misterius & telepon nyasar.